Man Behind The Blog

Aku dan Filosofiku

Khairil Muslim begitulah nama yang diberikan oleh kedua orangtuaku. Aku menentang pernyatan William Shakespeare dalam dialog Romeo dan Juliet tentang apalah arti sebuah nama. Bagiku nama pemberian kedua orangtuaku sangat berarti karena merupakan misi holistik yang harus ku emban yaitu menjadi muslim yang baik. Aku dilahirkan pada tanggal 6 Desember 1988 di sebuah kota yang sejuk yaitu kota Magelang. Aku merupakan bungsu dari empat bersaudara. Saat ini aku berstatus sebagai mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Islam Indonesia. Dimana sebentar lagi aku akan segera menyelesaikan masa baktiku sebagai mahasiswa. Amin ya Rabb.

Aku dibesarkan dalam keluarga yang harmonis dan demokratis. Sejak kecil hidupku berpindah-pindah dari satu kota ke kota lainnya. Oleh karena itulah aku bisa bergaul dengan siapa saja. Aku menyukai keberagaman dan menolak paham fanatic. Fanatisme menurutku merupakan paham yang mengungkung rasa toleransi dan kebersamaan. Latar belakang hidup yang sering berpindah-pindah dan bertemu dengan banyak karakter membuat aku tidak terjebak ke dalam berbagai bentuk fanatisme. Baik fanatisme agama, suku, atau golongan. Aku memegang prinsip bahwa tak perlu kita merisaukan apa yang orang lain perbuat, tetapi berbuatlah yang terbaik bagi orang lain.

Aku adalah seorang realis dan bukanlah seorang idealis (kadang juga bersifat oportunis-pragmatis). Bagiku menjadi orang realis jauh lebih bermanfaat bagi masyarakat. Menjadi realis  berarti aku dapat berbuat nyata dalam tindakan yang dapat memberikan pengaruh positif pada orang lain. Menjadi realis juga berarti tidak hanya memikirkan teori atau pun hukum ideal tentang kehidupan. Karena bagiku hidup tak semudah teori yang sering diucapkan oleh para idealis. Kita tak hidup dalam angan-angan, akan tetapi kita hidup di dunia yang membutuhkan aplikasi nyata tentang pemikiran kita.

Aku pribadi yang senang berinteraksi dengan orang lain. Interaksi memberikan potensi bagiku untuk menyerap ilmu dan pengalaman hidup dari orang lain. Bagiku setiap orang disekitarku selalu memberikan inspirasi. Tak mengenal apakah dia seorang tokoh, teman, atau bahkan orang-orang yang baru pertama kali ku temui aku selalu belajar dari mereka. Setiap orang yang kujumpai atau kulihat selalu memberikan pelajaran tersendiri. Bagiku setiap insane yang diciptakan memiliki keunikan yang berbeda-beda. Tak salah jika Tuhanku berfirman bahwa Dia menciptakan manusia secara bersuku-suku dan berbeda-beda agar diantara manusia saling mengenal satu sama lain.

Aku pribadi yang selalu mencoba mengikuti perkembangan zaman. Namun bukan berarti harus terseret oleh zaman. Dalam mengikuti zaman aku mencoba mengaplikasikan filosofi air. Air akan selalu berubah bentuk sesuai dengan media yang ditempatinya. Meskipun bentuknya berubah namun hakikatnya ia tetaplah air.Aku mencoba memposisikan prinsipku seperti air. Aku dapat beradaptasi dengan perkembangan zaman namun aku tetaplah aku, pribadi yang merupakan manifestasi dari keimananan dan pikiranku

Aku pribadi yang aktif yang gemar melibatkan diriku dalam kesibukan. Dunia bukan tempat bagi orang pasif yang selalu menunggu hujan keberuntungan. Dunia perlu diusahakan terlebih pula dengan akhirat. Hasil yang akan kita tuai adalah usaha yang kita lakukan untuk akhirat maupun dunia. Kita yang tak bergerak maju (moving on) hanya akan menuai penyesalan dalam kehidupan.

 

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

TRANSLATE

Just Click!!

Join 849 other followers

Blog Stats

  • 16,404 hits
%d bloggers like this: