you're reading...
Jalan-jalan

Pasar Terapung

Mungkin tidak asing lagi di telinga kita bila berbicara tentang Pasar Terapung. Pasar Terapung merupakan pasar tradisional yang unik khas Kalimantan Selatan. Pasar ini telah ada sebelum Kerajaan Banjar berdiri. Pasar ini dibentuk oleh pedagang-pedagang Melayu yang bermukim di sekitar muara Kuin. Para pedagang Melayu hidup berdampingan dengan kelompok-kelompok suku asli Kalimantan yaitu suku Dayak.Dari interaksi sosial yang terjadi maka timbullah sistem perdagangan alamiah yang terjadi di antara mereka.

Cara berdagang di atas air ini muncul dikarenakan kondisi alam daerah Banjar yang memiliki begitu banyak sungai. Pada zamannya, transportasi sungai merupakan transportasi utama bagi penduduk Banjar. Oleh karena itu untuk membawa barang dagangannya dari hulu menuju hilir para pedagang menggunakan perahu-perahu sebagai alat angkut. Tidak hanya menjual barang-barang sembako, Pasar Terapung juga menjual berbagai macam barang seperti barang pecah belah, tembakau dan lain-lain yang dibeli dari pedagang dari luar Pulau Kalimantan.

Aktifitas perdagangan di Pasar Terapung kian hidup ketika Kerajaan Banjar terbentuk. Pangeran Samudera yang bergelar Sultan Suriansyah mendirikan ibukota kerajaan di daerah sekitar Pasar Terapung yang dikenal dengan kawasan Bandar Masih (cikal bakal kota Banjarmasin).

Mekanisme perdagangan di Pasar Terapung tidak berbeda dengan pasar-pasar tradisional lain, hanya saja perdagangan tidak dilakukan di daratan melainkan di atas sungai. Barang-barang dagangan dijajakan di atas perahu-perahu pedagang. Untuk menjual barang dagangannya, pedagang menghampiri perahu pembelinya. Sambil merapatkan perahunya pedagang menawari pembeli barang dagangannya.

Pasar yang beraktifitas setelah adzan subuh ini terdiri atas tiga kelompok sesuai dengan komoditas dagangan yang dijual. Tiga kelompok tersebut terdiri atas pasar beras (khusus menjual beras), pasar ikan (khusus menjual ikan), dan pasar sayur dan buah (barang dagangan berupa sayur-sayuran dan buah-buahan).

Pasar Terapung merupakan objek wisata andalan Kalimantan Selatan. Pasar Terapung menjadi tujuan bagi para wisatawan baik wisatawan mancanegara maupun wisatawan domestic.Pasar Terapung menawarkan panorama yang unik yang berbeda dengan obejk wisata lain. Bagi wisatawan yang memiliki hobi foto, Pasar Terapung sangat cocok menjadi objek fotografi. Interaksi perdagangan yang unik dapat menjadi objek yang menarik. Aneka ragam sayur mayur dan buah-buahan memberikan tone warna tersendiri. Belum lagi kita berkesempatan untuk memotret sinar matahari terbit di sela-sela pemukiman penduduk di sepanjang Sungai Martapura

Saat ini lokasi Pasar Terapung tidak hanya dapat ditemui di daeran Kuin, akan tetapi juga dapat ditemui di daerah Lok Baintan, Martapura. Untuk menuju Pasar Terapung wisatawan dapat menyewa kelotok yang banyak disewakan di sekitar daerah Kuin. Untuk tarif penyewaan berkisar pada harga Rp. 150.000,- (dapat di nego sesuai dengan jumlah penumpang). Di Pasar Terapung kita pun berkesempatan untuk mencicipi berbagai makanan khas Banjar seperti Soto Banjar dan aneka jajanan pasar.

Sumber : diolah dari berbagai sumber

(khairil)

About khairilmuslim

try to the best and useful for the others

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

TRANSLATE

Just Click!!

Join 849 other followers

Blog Stats

  • 16,404 hits
%d bloggers like this: